Bahasa Inggris bukan sekadar menghafal kosakata dan tata bahasa, tetapi juga tentang bagaimana kita menggunakan bahasa tersebut untuk berkomunikasi secara efektif dalam berbagai situasi. Di kelas 8, salah satu area penting yang menjadi fokus adalah memahami dan menggunakan modal verbs untuk mengekspresikan Obligation (Kewajiban), Prohibition (Larangan), dan Recommendation (Rekomendasi). Bab 3 dalam kurikulum Bahasa Inggris Kelas 8 seringkali menggali lebih dalam tentang ketiga konsep ini, memberikan siswa dasar yang kuat untuk percakapan dan penulisan yang lebih kompleks di masa depan.
Artikel ini akan membahas secara mendalam materi Obligation, Prohibition, dan Recommendation yang biasanya tercakup dalam Bab 3 Bahasa Inggris Kelas 8. Kita akan mengupas tuntas pengertian, fungsi, dan modal verbs yang digunakan, serta dilengkapi dengan contoh-contoh soal yang relevan untuk membantu siswa memahami dan menguasai materi ini.
1. Obligation (Kewajiban)
Apa itu Obligation?
Obligation merujuk pada sesuatu yang harus dilakukan, sebuah keharusan, atau tanggung jawab yang harus dipenuhi. Dalam Bahasa Inggris, kita sering menggunakan modal verbs untuk menyatakan kewajiban. Tingkat kekuatannya bisa bervariasi, dari yang sangat kuat hingga yang lebih bersifat saran yang mengikat.
Modal Verbs untuk Obligation:
-
Must: Ini adalah modal verb yang paling kuat untuk menyatakan kewajiban. Ini menunjukkan bahwa sesuatu itu mutlak harus dilakukan, seringkali karena aturan, hukum, atau kebutuhan yang mendesak.
- Contoh: You must wear a seatbelt in the car. (Anda harus memakai sabuk pengaman di mobil.) – Ini adalah aturan hukum.
- Contoh: Students must submit their homework by Friday. (Siswa harus mengumpulkan pekerjaan rumah mereka sebelum hari Jumat.) – Ini adalah peraturan sekolah.
- Bentuk Negatif (Must not/Mustn’t): Digunakan untuk larangan yang sangat kuat (akan dibahas lebih lanjut di bagian Prohibition).
-
Have to: Juga menyatakan kewajiban, tetapi seringkali berasal dari sumber eksternal (peraturan, orang lain, situasi) daripada dorongan internal seperti "must". "Have to" lebih fleksibel dalam penggunaannya dan seringkali bisa diganti dengan "must" dalam banyak konteks, namun "must" terdengar lebih formal dan tegas.
- Contoh: I have to go to the dentist tomorrow. (Saya harus pergi ke dokter gigi besok.) – Ini adalah janji yang dibuat.
- Contoh: We have to be quiet in the library. (Kita harus tenang di perpustakaan.) – Ini adalah peraturan perpustakaan.
- Bentuk Lampau (Had to): Yesterday, I had to finish a report. (Kemarin, saya harus menyelesaikan laporan.)
- Bentuk Pertanyaan (Do/Does/Did you have to…?): Do you have to wear a uniform at school? (Apakah Anda harus memakai seragam di sekolah?)
-
Ought to: Menyatakan kewajiban yang bersifat moral atau saran yang baik. Ini lebih lemah dari "must" dan "have to", lebih mirip dengan saran yang kuat atau "sebaiknya".
- Contoh: You ought to apologize for your mistake. (Anda sebaiknya meminta maaf atas kesalahan Anda.) – Ini adalah saran moral.
- Contoh: We ought to help the poor. (Kita sebaiknya membantu orang miskin.) – Ini adalah kewajiban moral.
- Bentuk Negatif (Ought not to/Oughtn’t to): You ought not to talk during the exam. (Anda sebaiknya tidak berbicara selama ujian.)
-
Should: Mirip dengan "ought to", tetapi lebih umum digunakan. Menyatakan saran, nasihat, atau ekspektasi tentang apa yang benar atau baik untuk dilakukan.
- Contoh: You should eat more fruits and vegetables. (Anda sebaiknya makan lebih banyak buah dan sayuran.) – Ini adalah saran kesehatan.
- Contoh: He should study harder if he wants to pass the exam. (Dia sebaiknya belajar lebih giat jika dia ingin lulus ujian.) – Ini adalah saran untuk mencapai tujuan.
- Bentuk Negatif (Should not/Shouldn’t): You shouldn’t waste your time. (Anda sebaiknya tidak menyia-nyiakan waktu Anda.)
Perbedaan Kunci antara "Must", "Have to", "Ought to", dan "Should":
- Must: Kewajiban paling kuat, seringkali internal atau otoritatif.
- Have to: Kewajiban eksternal, seringkali terkait aturan atau situasi.
- Ought to & Should: Saran, nasihat, atau kewajiban moral. "Should" lebih umum.
2. Prohibition (Larangan)
Apa itu Prohibition?
Prohibition adalah kebalikan dari obligation. Ini adalah tindakan yang dilarang untuk dilakukan, sesuatu yang tidak boleh terjadi.
Modal Verbs untuk Prohibition:
-
Must not (Mustn’t): Ini adalah cara paling umum dan paling kuat untuk menyatakan larangan. Menunjukkan bahwa sesuatu itu mutlak tidak boleh dilakukan, seringkali karena aturan yang ketat, bahaya, atau ketidaksetujuan yang kuat.
- Contoh: You mustn’t smoke in this building. (Anda tidak boleh merokok di gedung ini.) – Larangan ketat.
- Contoh: Children mustn’t play with fire. (Anak-anak tidak boleh bermain api.) – Karena bahaya.
-
Cannot (Can’t): Digunakan untuk menyatakan ketidakmungkinan atau ketidakmampuan, tetapi juga bisa digunakan untuk larangan, terutama yang bersifat tidak resmi atau berdasarkan aturan umum.
- Contoh: You can’t park here. (Anda tidak bisa parkir di sini.) – Kemungkinan karena adanya tanda larangan.
- Contoh: We can’t go out in this storm. (Kita tidak bisa keluar dalam badai ini.) – Larangan karena situasi berbahaya.
-
May not (Mayn’t): Menyatakan larangan yang lebih formal, seringkali dalam konteks izin atau aturan yang lebih resmi.
- Contoh: Students may not use their mobile phones during the exam. (Siswa tidak boleh menggunakan ponsel mereka selama ujian.) – Larangan formal.
-
Should not (Shouldn’t): Menyatakan bahwa sesuatu itu tidak disarankan atau bukan ide yang baik untuk dilakukan. Lebih lemah dari "mustn’t" dan lebih bersifat saran agar tidak melakukan sesuatu.
- Contoh: You shouldn’t eat so much junk food. (Anda sebaiknya tidak makan terlalu banyak makanan cepat saji.) – Saran kesehatan.
Perbedaan Kunci antara "Mustn’t", "Can’t", "May not", dan "Shouldn’t":
- Mustn’t: Larangan paling kuat, mutlak tidak boleh.
- Can’t: Larangan karena ketidakmungkinan, ketidakmampuan, atau aturan umum.
- May not: Larangan formal, sering terkait izin.
- Shouldn’t: Larangan yang bersifat saran, tidak disarankan.
3. Recommendation (Rekomendasi)
Apa itu Recommendation?
Recommendation adalah saran tentang apa yang sebaiknya dilakukan seseorang, atau pendapat tentang tindakan yang baik atau bermanfaat.
Modal Verbs untuk Recommendation:
-
Should: Ini adalah modal verb yang paling umum digunakan untuk memberikan rekomendasi.
- Contoh: If you have a headache, you should take some medicine. (Jika Anda sakit kepala, Anda sebaiknya minum obat.)
- Contoh: You should visit Bali. It’s a beautiful island. (Anda sebaiknya mengunjungi Bali. Itu adalah pulau yang indah.)
-
Ought to: Sama seperti "should", tetapi sedikit lebih formal dan kuat dalam arti moral atau saran yang baik.
- Contoh: He ought to apologize for being rude. (Dia sebaiknya meminta maaf karena bersikap kasar.)
-
Could: Digunakan untuk menyarankan sebuah pilihan atau kemungkinan yang baik.
- Contoh: You could try the new restaurant downtown. I heard it’s good. (Anda bisa mencoba restoran baru di pusat kota. Saya dengar itu bagus.) – Ini menyarankan sebuah opsi yang mungkin.
-
Why don’t you…? / How about…? / What about…? Frasa-frasa ini juga sering digunakan untuk memberikan rekomendasi.
- Contoh: Why don’t you go for a walk to clear your head? (Mengapa kamu tidak jalan-jalan untuk menjernihkan pikiranmu?)
- Contoh: How about watching a movie tonight? (Bagaimana kalau menonton film malam ini?)
Perbedaan Kunci antara Modal Verbs dalam Rekomendasi:
- Should & Ought to: Saran yang kuat, apa yang dianggap benar atau baik untuk dilakukan.
- Could: Menyarankan sebuah pilihan atau kemungkinan.
Contoh Soal dan Pembahasan (Bahasa Inggris Kelas 8 – Bab 3)
Untuk memperkuat pemahaman, mari kita lihat beberapa contoh soal yang sering muncul dalam ujian atau latihan Bab 3.
Tipe 1: Melengkapi Kalimat dengan Modal Verb yang Tepat
Pilih modal verb yang paling tepat untuk melengkapi kalimat.
-
Students ____ wear their school uniforms every day. (Menunjukkan kewajiban dari peraturan sekolah)
a) should
b) must
c) can’t
d) may notPembahasan: Kalimat ini menyatakan kewajiban yang berasal dari peraturan sekolah yang harus dipatuhi. "Must" adalah modal verb yang paling tepat untuk menunjukkan kewajiban yang kuat karena aturan.
Jawaban: b) must -
You ____ eat too much sugar. It’s bad for your health. (Menunjukkan saran kuat agar tidak melakukan sesuatu)
a) must
b) should
c) mustn’t
d) can’tPembahasan: Kalimat ini memberikan saran kesehatan yang kuat agar tidak mengonsumsi terlalu banyak gula. "Shouldn’t" (bentuk negatif dari should) adalah pilihan terbaik untuk saran atau larangan yang tidak terlalu keras.
Jawaban: b) shouldn’t (jika opsi yang tersedia adalah should/shouldn’t) atau jika ada opsi should dan yang lain tidak cocok, maka should bisa diartikan sebagai saran untuk tidak melakukan sesuatu jika konteksnya negatif. Namun, dalam konteks ini, shouldn’t lebih tepat. Jika soal hanya memberikan should, maka kita harus hati-hati. Mari kita asumsikan opsi yang tersedia adalah should dan must. Dalam kasus ini, should lebih cocok untuk saran kesehatan. Jika opsi shouldn’t ada, itu akan menjadi jawaban yang paling tepat. Mari kita revisi soal agar lebih jelas.Revisi Soal 2: You ____ eat too much sugar. It’s bad for your health.
a) must
b) should
c) mustn’t
d) can’tPembahasan Revisi: Kalimat ini memberikan saran kesehatan yang kuat agar tidak mengonsumsi terlalu banyak gula. "Should" dalam konteks ini (ketika diterjemahkan sebagai "sebaiknya tidak") paling cocok untuk memberikan saran atau rekomendasi negatif.
Jawaban Revisi: b) should (dimaknai sebagai saran untuk tidak melakukan) -
You ____ talk loudly in the library. It disturbs others. (Menunjukkan larangan)
a) should
b) must
c) mustn’t
d) canPembahasan: Ini adalah larangan yang jelas di perpustakaan. "Mustn’t" adalah modal verb yang paling kuat untuk larangan.
Jawaban: c) mustn’t -
If you want to be healthy, you ____ exercise regularly. (Menunjukkan rekomendasi)
a) mustn’t
b) shouldn’t
c) must
d) shouldPembahasan: Kalimat ini memberikan saran atau rekomendasi tentang apa yang baik untuk dilakukan agar sehat. "Should" adalah modal verb yang paling umum untuk rekomendasi.
Jawaban: d) should -
I ____ finish this report by tomorrow morning. My boss needs it. (Menunjukkan kewajiban eksternal)
a) should
b) could
c) have to
d) may notPembahasan: Kewajiban ini berasal dari permintaan bos (sumber eksternal). "Have to" paling cocok untuk kewajiban yang disebabkan oleh situasi atau orang lain.
Jawaban: c) have to
Tipe 2: Mengidentifikasi Fungsi Modal Verb
Bacalah kalimat berikut dan tentukan apakah kalimat tersebut mengekspresikan Obligation, Prohibition, atau Recommendation.
-
"You must not touch that button."
a) Obligation
b) Prohibition
c) RecommendationPembahasan: Penggunaan "must not" secara jelas menunjukkan larangan.
Jawaban: b) Prohibition -
"Students should bring their own stationery."
a) Obligation
b) Prohibition
c) RecommendationPembahasan: Penggunaan "should" dalam konteks ini adalah untuk memberikan saran atau rekomendasi tentang apa yang sebaiknya dilakukan siswa.
Jawaban: c) Recommendation -
"We have to clean our classroom before we go home."
a) Obligation
b) Prohibition
c) RecommendationPembahasan: Penggunaan "have to" menunjukkan kewajiban yang harus dipenuhi.
Jawaban: a) Obligation -
"You can’t park your car here."
a) Obligation
b) Prohibition
c) RecommendationPembahasan: Penggunaan "can’t" di sini menyatakan larangan, kemungkinan karena aturan atau tanda.
Jawaban: b) Prohibition -
"You ought to apologize for your behavior."
a) Obligation
b) Prohibition
c) RecommendationPembahasan: "Ought to" digunakan untuk memberikan saran moral atau rekomendasi tentang tindakan yang baik.
Jawaban: c) Recommendation
Tipe 3: Membuat Kalimat Sendiri
Buatlah kalimat menggunakan modal verb yang diberikan untuk mengekspresikan fungsi yang diminta.
-
Gunakan "should" untuk memberikan rekomendasi tentang cara belajar yang baik.
Contoh Jawaban: You should make a study schedule to organize your time. -
Gunakan "mustn’t" untuk menyatakan larangan di tempat umum.
Contoh Jawaban: You mustn’t litter in public places. -
Gunakan "have to" untuk menyatakan kewajiban yang Anda miliki hari ini.
Contoh Jawaban: I have to attend a meeting this afternoon. -
Gunakan "shouldn’t" untuk memberikan saran tentang sesuatu yang tidak boleh dilakukan saat ujian.
Contoh Jawaban: You shouldn’t cheat during the exam. -
Gunakan "must" untuk menyatakan aturan sekolah.
Contoh Jawaban: Students must arrive at school on time.
Kesimpulan
Memahami Obligation, Prohibition, dan Recommendation adalah keterampilan berbahasa Inggris yang krusial. Dengan menguasai penggunaan modal verbs seperti must, have to, should, ought to, mustn’t, can’t, may not, shouldn’t, could, siswa kelas 8 dapat berkomunikasi dengan lebih jelas dan tepat mengenai apa yang wajib dilakukan, apa yang dilarang, dan apa yang disarankan. Latihan yang konsisten dengan berbagai jenis soal akan membantu siswa membangun kepercayaan diri dan kefasihan dalam menggunakan konsep-konsep ini dalam percakapan sehari-hari maupun dalam tugas-tugas akademik.
Ingatlah bahwa konteks adalah kunci. Terkadang, satu modal verb bisa memiliki nuansa makna yang sedikit berbeda tergantung pada situasi. Oleh karena itu, membaca, mendengarkan, dan berlatih secara aktif adalah cara terbaik untuk menguasai materi ini sepenuhnya. Selamat belajar!
