Dunia teknologi informasi terus berkembang pesat, dan kemampuan untuk memahami serta merakit komputer sendiri menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda. Di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya pada mata pelajaran Perakitan PC, siswa kelas 10 semester 1 dibekali dengan pengetahuan dasar mengenai komponen-komponen komputer, cara kerjanya, hingga tahap-tahap perakitan awal. Memasuki akhir semester, Ujian Akhir Semester (UAS) menjadi momen krusial untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan.
Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran lengkap mengenai jenis-jenis soal yang seringkali muncul dalam UAS Perakitan PC Kelas 10 Semester 1. Kami akan menyajikan berbagai contoh soal, mulai dari pilihan ganda, esai singkat, hingga studi kasus sederhana, yang mencakup topik-topik fundamental seperti identifikasi komponen, fungsi masing-masing komponen, langkah-langkah perakitan dasar, hingga pemahaman awal tentang troubleshooting sederhana.
Pentingnya Memahami Konsep Dasar Perakitan PC
Sebelum kita masuk ke contoh soal, penting untuk menegaskan kembali mengapa pemahaman mendalam tentang perakitan PC sangat krusial di tingkat awal ini. Perakitan PC bukan sekadar aktivitas menyusun komponen fisik. Lebih dari itu, ini adalah tentang:
- Literasi Teknologi: Memahami bagaimana sebuah perangkat canggih seperti komputer bekerja dari dalam.
- Kemampuan Diagnostik: Mampu mengidentifikasi masalah dasar ketika komputer tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
- Efisiensi Biaya: Di masa depan, pemahaman ini dapat membantu dalam memilih komponen yang tepat dan bahkan melakukan perbaikan ringan sendiri, menghemat biaya.
- Fondasi untuk Pembelajaran Lanjutan: Materi di semester 1 adalah batu loncatan untuk topik yang lebih kompleks di semester berikutnya, seperti konfigurasi BIOS/UEFI, instalasi sistem operasi, dan jaringan komputer.
Dengan bekal pemahaman ini, mari kita telaah contoh-contoh soal UAS yang akan menguji kompetensi Anda.
Bagian 1: Pilihan Ganda (Mencakup Identifikasi dan Fungsi Komponen)
Bagian ini biasanya menguji kemampuan siswa dalam mengenali komponen fisik komputer dan memahami fungsi utamanya. Perhatikan baik-baik setiap opsi jawaban.
Soal 1:
Bagian komputer yang berfungsi sebagai "otak" utama dan bertanggung jawab untuk memproses semua instruksi dan data adalah…
a. RAM
b. Motherboard
c. CPU (Central Processing Unit)
d. Hard Disk Drive (HDD)
Pembahasan: CPU adalah komponen inti yang menjalankan semua perhitungan dan instruksi yang diberikan oleh program. RAM adalah memori sementara, motherboard adalah papan sirkuit utama yang menghubungkan semua komponen, dan HDD adalah media penyimpanan permanen.
Soal 2:
Komponen yang berfungsi sebagai memori sementara (volatile memory) yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang aktif digunakan oleh CPU adalah…
a. ROM (Read-Only Memory)
b. SSD (Solid State Drive)
c. RAM (Random Access Memory)
d. VGA Card
Pembahasan: RAM bersifat volatil, artinya datanya akan hilang saat daya dimatikan. Ini digunakan untuk mempercepat akses data yang sering digunakan oleh CPU. ROM menyimpan firmware dasar, SSD adalah media penyimpanan cepat, dan VGA Card mengolah grafis.
Soal 3:
Perangkat keras yang berfungsi sebagai tempat menancapkan semua komponen komputer seperti CPU, RAM, kartu grafis, dan perangkat lainnya adalah…
a. Casing
b. Power Supply Unit (PSU)
c. Motherboard
d. Heatsink
Pembahasan: Motherboard adalah papan sirkuit utama yang menjadi fondasi untuk menghubungkan semua komponen komputer. Casing adalah pelindung luar, PSU menyediakan daya, dan heatsink mendinginkan CPU.
Soal 4:
Fungsi utama dari Power Supply Unit (PSU) pada sebuah komputer adalah…
a. Menyimpan data secara permanen
b. Mengolah grafis agar tampilan lebih halus
c. Memberikan daya listrik ke seluruh komponen komputer
d. Menghubungkan semua komponen menjadi satu kesatuan
Pembahasan: PSU adalah konverter energi listrik yang mengubah listrik AC dari stopkontak menjadi listrik DC yang dibutuhkan oleh komponen-komponen komputer.
Soal 5:
Komponen yang bertanggung jawab untuk menampilkan gambar pada monitor adalah…
a. Sound Card
b. Network Interface Card (NIC)
c. CPU
d. VGA Card (Video Graphics Array Card)
Pembahasan: VGA Card secara khusus dirancang untuk memproses data grafis dan mengirimkannya ke monitor, menghasilkan visual yang kita lihat.
Soal 6:
Media penyimpanan yang memiliki kecepatan akses data lebih tinggi dibandingkan Hard Disk Drive (HDD) dan menggunakan teknologi chip memori adalah…
a. Floppy Disk
b. CD-ROM
c. SSD (Solid State Drive)
d. USB Flash Drive
Pembahasan: SSD menawarkan kecepatan baca/tulis yang jauh lebih unggul dibandingkan HDD karena tidak memiliki komponen bergerak.
Soal 7:
Perangkat yang berfungsi untuk mendinginkan CPU agar tidak overheat dan mencegah kerusakan adalah…
a. Casing Fan
b. Heatsink dan Fan CPU
c. Power Supply
d. RAM
Pembahasan: Heatsink menyerap panas dari CPU, dan kipas (fan) yang terpasang di atasnya akan meniupkan udara panas keluar dari casing.
Soal 8:
Port yang paling umum digunakan untuk menghubungkan keyboard dan mouse pada motherboard adalah…
a. HDMI
b. USB (Universal Serial Bus)
c. Ethernet
d. Audio Jack
Pembahasan: USB telah menjadi standar universal untuk menghubungkan berbagai perangkat periferal, termasuk keyboard dan mouse.
Soal 9:
Jenis konektor daya yang paling umum digunakan untuk menyuplai daya ke motherboard dari PSU adalah…
a. SATA Power Connector
b. Molex Connector
c. 24-pin ATX Power Connector
d. PCIe Power Connector
Pembahasan: Konektor 24-pin ATX adalah konektor utama yang menyediakan daya untuk motherboard.
Soal 10:
Salah satu jenis slot ekspansi pada motherboard yang sering digunakan untuk memasang kartu grafis adalah…
a. DDR4 Slot
b. M.2 Slot
c. PCIe (Peripheral Component Interconnect Express) Slot
d. SATA Port
Pembahasan: Slot PCIe adalah standar modern untuk menghubungkan kartu ekspansi berperforma tinggi seperti VGA Card.
Bagian 2: Esai Singkat (Menjelaskan Konsep dan Urutan)
Bagian ini menguji kemampuan siswa untuk menjelaskan konsep secara rinci dan menyusun langkah-langkah secara logis.
Soal 11:
Jelaskan secara singkat fungsi dari Motherboard dan sebutkan minimal tiga jenis slot atau konektor yang terdapat pada Motherboard beserta fungsinya!
Jawaban yang Diharapkan:
Motherboard adalah papan sirkuit utama pada komputer yang berfungsi sebagai pusat konektivitas bagi semua komponen perangkat keras. Ia bertindak sebagai "tulang punggung" yang memungkinkan CPU, RAM, kartu grafis, penyimpanan, dan periferal lainnya untuk berkomunikasi satu sama lain.
Tiga jenis slot/konektor pada Motherboard beserta fungsinya:
- Slot CPU (Socket CPU): Tempat untuk memasang unit pemrosesan pusat (CPU).
- Slot RAM (DIMM Slot): Tempat untuk memasang modul Random Access Memory (RAM).
- Slot PCIe (Peripheral Component Interconnect Express): Digunakan untuk memasang kartu ekspansi seperti kartu grafis (VGA Card), kartu suara, atau kartu jaringan berperforma tinggi.
- Port SATA (Serial ATA): Digunakan untuk menghubungkan perangkat penyimpanan seperti Hard Disk Drive (HDD) dan Solid State Drive (SSD).
Soal 12:
Urutkan langkah-langkah dasar dalam memasang CPU ke dalam socket pada Motherboard. Jelaskan mengapa kehati-hatian sangat diperlukan pada tahap ini!
Jawaban yang Diharapkan:
Langkah-langkah dasar memasang CPU ke socket Motherboard:
- Persiapan: Pastikan CPU dan socket dalam keadaan bersih. Periksa pin pada socket (jika LGA) atau pada CPU (jika PGA) untuk memastikan tidak ada yang bengkok.
- Buka Tuas Pengunci: Angkat tuas pengunci pada socket CPU untuk membuka mekanisme penahan.
- Perhatikan Orientasi: Cari tanda penanda (biasanya segitiga atau takik) pada sudut CPU dan pada socket Motherboard. Pastikan kedua tanda ini sejajar.
- Penempatan CPU: Letakkan CPU secara perlahan dan hati-hati ke dalam socket. CPU akan jatuh pada posisinya dengan sendirinya jika orientasinya benar. Jangan pernah memaksakan CPU masuk.
- Tutup Tuas Pengunci: Turunkan tuas pengunci kembali ke posisinya untuk mengunci CPU dengan aman.
Kehati-hatian sangat diperlukan karena CPU adalah komponen yang sangat sensitif dan mahal. Pin pada CPU atau socket sangat rapuh dan mudah bengkok. Jika pin bengkok, CPU bisa tidak terdeteksi atau bahkan menyebabkan kerusakan permanen pada CPU maupun Motherboard.
Soal 13:
Jelaskan perbedaan mendasar antara Hard Disk Drive (HDD) dan Solid State Drive (SSD) dari segi cara kerja dan keunggulannya masing-masing!
Jawaban yang Diharapkan:
Perbedaan mendasar antara HDD dan SSD:
-
Cara Kerja:
- HDD: Menggunakan piringan magnetik yang berputar dan kepala baca/tulis yang bergerak untuk menyimpan dan mengakses data. Cara kerjanya mekanis.
- SSD: Menggunakan chip memori flash (mirip dengan USB flash drive) untuk menyimpan data. Tidak ada bagian bergerak, sehingga cara kerjanya elektronik.
-
Keunggulan:
- HDD:
- Kapasitas Besar dengan Harga Terjangkau: Umumnya menawarkan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dengan harga per gigabyte yang lebih murah.
- Tahan Terhadap Overwrite: Lebih tahan terhadap operasi penulisan data berulang-ulang dalam jangka waktu lama.
- SSD:
- Kecepatan Akses Sangat Tinggi: Jauh lebih cepat dalam membaca dan menulis data, sehingga mempercepat booting sistem operasi, loading aplikasi, dan transfer file.
- Tahan Guncangan: Karena tidak memiliki bagian bergerak, lebih tahan terhadap guncangan fisik.
- Lebih Senyap: Bekerja tanpa suara.
- Konsumsi Daya Lebih Rendah: Umumnya membutuhkan daya listrik lebih sedikit.
- HDD:
Soal 14:
Mengapa pemasangan RAM (Random Access Memory) harus dilakukan dengan benar pada slotnya? Sebutkan ciri-ciri jika RAM terpasang tidak sempurna!
Jawaban yang Diharapkan:
Pemasangan RAM yang benar sangat penting karena RAM adalah komponen yang krusial untuk kinerja sistem. Jika RAM tidak terpasang dengan sempurna, motherboard tidak akan dapat mendeteksinya, yang akan menyebabkan komputer gagal booting atau mengalami masalah stabilitas.
Ciri-ciri jika RAM terpasang tidak sempurna:
- Komputer tidak mau menyala sama sekali (tidak ada POST beep/tampilan di monitor).
- Komputer menyala, lampu indikator menyala, tetapi tidak ada tampilan di monitor (layar hitam).
- Terdengar bunyi POST beep berulang-ulang dengan pola tertentu yang menandakan error pada memori.
- Sistem operasi tidak bisa diinstal atau sering mengalami crash/blue screen.
- BIOS/UEFI tidak mendeteksi jumlah RAM yang terpasang.
Soal 15:
Jelaskan peran penting Power Supply Unit (PSU) dalam sebuah rakitan PC. Sebutkan minimal dua jenis konektor daya yang umum dikeluarkan oleh PSU dan jelaskan fungsinya masing-masing!
Jawaban yang Diharapkan:
Power Supply Unit (PSU) memiliki peran yang sangat vital dalam sebuah rakitan PC. Fungsinya adalah untuk mengubah tegangan listrik AC (arus bolak-balik) dari stopkontak menjadi tegangan listrik DC (arus searah) yang stabil dan dibutuhkan oleh setiap komponen di dalam komputer, seperti motherboard, CPU, kartu grafis, hard drive, dan lain sebagainya. Kualitas dan kapasitas PSU yang memadai sangat menentukan stabilitas dan umur komponen komputer.
Dua jenis konektor daya yang umum dikeluarkan oleh PSU beserta fungsinya:
- 24-pin ATX Power Connector: Ini adalah konektor utama yang menyuplai daya ke motherboard. Konektor ini menyediakan berbagai tegangan (seperti +3.3V, +5V, +12V, -12V, dan +5VSB) yang dibutuhkan oleh berbagai bagian motherboard.
- CPU Power Connector (4-pin atau 8-pin EPS/ATX12V): Konektor ini menyuplai daya tambahan khusus untuk CPU, terutama untuk CPU dengan kebutuhan daya tinggi. Terkadang terintegrasi dalam konektor 24-pin pada motherboard yang lebih lama, namun pada motherboard modern, ini adalah konektor terpisah.
- SATA Power Connector: Digunakan untuk menyuplai daya ke perangkat penyimpanan seperti Hard Disk Drive (HDD) dan Solid State Drive (SSD), serta beberapa drive optik (DVD/Blu-ray drive).
- Molex Connector (4-pin Peripheral): Konektor yang lebih tua, namun masih sering ditemukan. Digunakan untuk menyuplai daya ke komponen seperti kipas casing, drive optik lama, atau perangkat IDE.
Bagian 3: Studi Kasus Sederhana (Aplikasi Pengetahuan dalam Situasi Nyata)
Bagian ini menguji kemampuan siswa untuk menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari dalam skenario masalah yang mungkin dihadapi saat merakit PC.
Soal 16:
Anda sedang merakit PC baru. Setelah semua komponen terpasang dengan rapi, Anda mencoba menyalakan komputer, namun tidak ada tanda-tanda kehidupan sama sekali (tidak ada kipas berputar, tidak ada lampu indikator menyala). Langkah-langkah awal apa yang akan Anda lakukan untuk mendiagnosis masalah ini? Sebutkan minimal tiga kemungkinan penyebabnya!
Jawaban yang Diharapkan:
Jika komputer tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan sama sekali, langkah-langkah awal diagnosis yang akan saya lakukan adalah:
- Periksa Koneksi Kabel Listrik: Pastikan kabel daya dari stopkontak terpasang dengan benar ke PSU dan juga ke bagian belakang PSU. Pastikan saklar ON/OFF pada PSU dalam posisi ON.
- Periksa Tombol Power Casing: Pastikan kabel dari tombol power casing terpasang dengan benar ke pin yang sesuai pada motherboard. Coba lepaskan kabel ini dan hubungkan kedua pin tersebut dengan obeng sebentar untuk melihat apakah komputer menyala. Ini untuk menguji apakah masalahnya ada pada tombol power casing itu sendiri.
- Periksa Koneksi PSU ke Motherboard: Pastikan konektor daya 24-pin ATX dan konektor daya CPU (4/8-pin) terpasang dengan kokoh ke motherboard.
Tiga kemungkinan penyebab masalah ini adalah:
- PSU Rusak: PSU mungkin tidak berfungsi sama sekali sehingga tidak dapat menyuplai daya ke komponen lain.
- Kabel Listrik Tidak Terpasang dengan Benar: Kabel daya utama dari stopkontak ke PSU atau koneksi internal PSU ke motherboard tidak terpasang dengan kencang.
- Masalah pada Tombol Power Casing: Tombol power casing rusak atau koneksinya ke motherboard salah/lepas.
Soal 17:
Anda baru saja memasang RAM baru ke dalam motherboard. Saat Anda mencoba menyalakan komputer, komputer menyala, kipas berputar, namun tidak ada tampilan di monitor, dan terdengar bunyi POST beep yang berulang-ulang. Berdasarkan informasi ini, komponen mana yang paling mungkin bermasalah, dan apa yang perlu Anda lakukan untuk memperbaikinya?
Jawaban yang Diharapkan:
Berdasarkan gejala komputer menyala, kipas berputar, tidak ada tampilan di monitor, dan bunyi POST beep berulang-ulang, komponen yang paling mungkin bermasalah adalah RAM (Random Access Memory). Pola bunyi POST beep yang berulang biasanya mengindikasikan error pada memori.
Apa yang perlu dilakukan untuk memperbaikinya:
- Matikan Komputer dan Cabut Kabel Daya: Pastikan komputer benar-benar mati dan terlepas dari sumber listrik.
- Lepaskan dan Pasang Ulang RAM: Buka klip pengunci slot RAM, lepaskan modul RAM, lalu pasang kembali modul RAM dengan hati-hati, pastikan terpasang rata dan kedua klip pengunci terkunci dengan baik. Periksa orientasi lekukan pada RAM agar sesuai dengan slot.
- Coba Slot RAM Lain: Jika menggunakan lebih dari satu modul RAM, coba pasang hanya satu modul RAM pada slot yang berbeda. Lakukan pengujian pada setiap modul RAM secara terpisah di slot yang berbeda.
- Bersihkan Slot RAM dan Pin RAM: Jika memungkinkan, bersihkan slot RAM pada motherboard menggunakan udara terkompresi dan pin konektor pada modul RAM dengan penghapus pensil (lakukan dengan sangat hati-hati).
- Periksa Kompatibilitas RAM: Pastikan jenis dan kecepatan RAM yang dipasang sesuai dengan spesifikasi yang didukung oleh motherboard.
Soal 18:
Anda ingin memasang Hard Disk Drive (HDD) baru untuk menyimpan data. Jelaskan langkah-langkah dasar memasang HDD ke dalam casing komputer dan menghubungkannya ke motherboard serta PSU.
Jawaban yang Diharapkan:
Langkah-langkah dasar memasang HDD ke dalam casing komputer dan menghubungkannya:
- Persiapan Casing: Buka panel samping casing komputer untuk mendapatkan akses ke bagian dalam.
- Temukan Bay Drive: Cari bay drive 3.5 inci pada casing yang biasanya terletak di bagian depan bawah.
- Pasang HDD ke Bay Drive: Geser HDD ke dalam bay drive. Beberapa casing memiliki sistem tanpa sekrup (tool-less), sementara yang lain memerlukan sekrup untuk mengencangkannya. Pastikan HDD terpasang dengan kokoh.
- Hubungkan Kabel Data SATA: Ambil salah satu ujung kabel data SATA (biasanya berwarna merah atau hitam, dengan konektor datar) dan sambungkan ke port SATA pada HDD. Sambungkan ujung lainnya ke salah satu port SATA pada motherboard.
- Hubungkan Kabel Daya SATA: Ambil kabel daya SATA dari PSU (biasanya memiliki konektor yang lebih lebar dan datar) dan sambungkan ke port daya SATA pada HDD. Pastikan konektor terpasang dengan pas dan tidak terbalik.
- Tutup Casing: Setelah semua terhubung, pasang kembali panel samping casing.
Setelah langkah-langkah fisik selesai, komputer harus dapat mendeteksi HDD setelah dinyalakan. Namun, untuk bisa digunakan, HDD perlu diformat dan diberi partisi melalui Disk Management di sistem operasi.
Penutup
Memahami contoh-contoh soal di atas akan memberikan gambaran yang jelas mengenai cakupan materi yang diujikan dalam UAS Perakitan PC Kelas 10 Semester 1. Kunci utama untuk berhasil dalam ujian ini adalah penguasaan konsep dasar, kemampuan mengidentifikasi komponen, memahami fungsinya, dan sedikit pengetahuan tentang urutan perakitan serta troubleshooting awal.
Pelajari materi ini dengan serius, praktikkan apa yang Anda pelajari (jika memungkinkan), dan jangan ragu untuk bertanya kepada guru atau teman jika ada hal yang kurang dipahami. Dengan persiapan yang matang, Anda akan dapat menghadapi UAS dengan percaya diri dan meraih hasil yang memuaskan. Selamat belajar dan semoga sukses!
